Kelebihan & Kekurangan Lantai Kayu Parket Dibanding Yang Lainnya

Lantai kayu parket adalah material penutup lantai selain keramik dan marmer (granit tile) dengan maksud untuk meningkatkan estetika sebuah ruangan (Interior atau eksterior). Lantai kayu memiliki ciri khas yaitu permukaannya yang ber-tekstur kayu memberikan kesan alami, nyaman dan juga mewah. Dari sudut pandang kesehatan, dalam memasang lantai kayu bisa mengurangi pengaruh volatile organic compound didalam sebuah ruangan. Apasaja kelebihan & kekurangan lantai kayu itu?

Dalam artikel ini akan kita kupas tuntas mengenai kelebihan & kekurangan lantai kayu parket dibandingkan dengan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya simak terus ulasan kami selengkapnya.

Inilah Kelebihan & Kekurangan Lantai Kayu Parket

Sama seperti namanya, bahan dasar dalam pembuatan lantai ini yaitu menggunakan bagian batang kayu sebuah pohon. Namun bukan sembarang kayu, sebelum dijadikan sebagai lantai, kayu tersebut harus diolah terlebih dahulu melalui serangkaian proses yang panjang untuk membuatnya layak menjadi alas ruangan. Untuk penggemar dari material kayu, hadiranya produk lantai ini patut untuk dipertimbangkan menjadi penghias rumah dan mempercantik segi tampilannya. Berikut ini kelebihan & kekurangan lantai kayu parket :

1.Kelebihan Lantai Kayu Parket

  • Tingkat keawetan dan daya tahan yang bagus
    Dengan perawatan yang baik dan benar, lantai kayu dapat bertahan sampai 20 tahun. Salah satu cara perawatan yang baik adalah dengan cara re-coating atau mengecat ulang setiap 3 bulan sekali.
  • Penampilan yang lebih naturalis
    Rumah dengan penutup lantai kayu pastinya akan terlihat lebih elegan, mewah dan juga naturalis. Lantai kayu juga fleksibel dengan gaya rumah apapun
  • Cara Perawatan yang cukup Mudah
    Membersihkan permukaan lantai kayu tidak sesulit yang dibayangkan, cukup dengan menggunakan penyedot debu dan sapu berbulu halus untuk membersihkan remah atau kotoran yang menumpuk. Jika terkena noda atau tumpahan ayang bersifat cair anda dapat menggunakan lap kering untuk membersihkannya.
  • Investasi jangka panjang
    Selain dapat meningkatkan nilai estetis sebuah bangunan atau properti, lantai kayu juga dapat disebut sebagai investasi jangka panjang karena dapat juga meningkatkan nilai jual sebuah properti. Harga jual pastinya akan berbeda dengan harga saat pertama kali membeli.

2. Kekurangan Lantai Kayu Parket

  • Tidak tahan terhadap tingkat kelembapan tinggi
    Karena pada dasarnya terbuat dari kayu maka lantai kayu akan mudah lapuk jika terkena air, maka pembersihan dengan cara mengepel sebenarnya kurang dianjurkan lebih baik gunakan penyedot debu tetapi jika terpaksa untuk mengepel maka gunakanlah lap kering.
  • Rentan terkena goresan
    Jika anda memiliki peliharaan, usahakan kuku dari peliharaan anda agar rajin dipotong guna menghindari timbulnya goresan di permukaan lantai kayu, juga ketika anda berniat memindahkan barang atau furniture usahakan jangan didorong, tetapi akan lebih baik jika diangkat.
  • Tidak terlalu tahan terhadap cuaca
    Warna pemukaan lantai kayu akan mudah memudar jika terkena terik matahari secara langsung, oleh karena itu diperlukan pengecatan ulang setiap 3 bulan sekali.
  • Merawat lantai kayu merupakan tugas yang cukup sulit. Hal ini tidak terlepas dari sifatnya yang rapuh dan mudah rusak. Misalnya, lantai rumah tidak boleh disapu sebab bulu sapu bisa mengikis finishing pada lantai secara perlahan akibatnya pesonanya akan memudar. Begitupun dengan pori-pori kayu yang cukup lebar membuat noda yang jatuh di atasnya sulit dibersihkan. Disampin itu, jika kurang bersih saat merawatnya, maka serat-serat pada lantai kayu dapat menjadi sarang kuman juga bakteri.

Seperti itulah kelebihan & kekurangan lantai kayu parket yang telah kami sampaikan di atas. Semoga bermanfaat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *