Berbagai Perbedaan Lantai Kayu Solid Dan Laminate Yang Perlu Anda Tahu

Saat kita telah meyakinkan diri untuk menjatuhkan pilihan pada lantai kayu untuk pilihan lantai dasar pada ruangan anda dalam rumah. Kita kembali dipusingkan untuk memilih kembali diantara dua pilihan berikut : lantai kayu solid atau lantai kayu laminate. Bagi beberapa orang yang saat ini belum mengerti tentang perbedaan kedua lantai tersebut akan cukup membingungkan karena sama- sama mempunyai tampilan kayu. Apa yang menjadi perbedaan lantai kayu solid dan laminate tersebut?.

Terlebih dahulu kami akan menjelaskan apa yang diaksud lantai kayu laminate dan juga lantai kayu solid itu, adapun  lantai kayu laminate adalah serbuk kayu yang dikompres sehingga menjadi papan, kemudian dilapisi dengan gambar kayu dan laminasi pelindung, sedangkan lantai kayu solid seringkali lebih tebal dari laminasi dan setiap papan terbuat dari sepotong kayu yan dipotong setebal 18-20 mm, jenis kayu memiliki kekerasan yang berbeda-beda.

Perbedaan Lantai Kayu Solid Dan Laminate

Lantai kayu solid sendiri mmiliki sifat natural, sebab didapat secara langsung dari jenis pohon tertentu seperti: pohon kempas, bengkirai, pohon jati, pohon merbau, dan lainnya. Proses selanjutanya adalah memotong kayu sesuai dengan ukuran yang diinginkan atau standart potongan kayu untuk flooring/parket, setelah proses pemotongan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Langkah selanjutnya adalah pengeringan kayu atau bisa disebut pengovenan kayu dimana pengeringan kayu ini betujuan untuk menstabilkan kayu agar tidak muai ataupun susut karena kalau kayu masih basah akan muai susut sesuai dengan keadaan suhu sekitar.

Setelah pengeringan selesai kemudian masuk ke dalam proses planner atau pembentukan kayu sesuai dengan ukuran sebenarnya. Setelah proses planner potongan kayu yang sudah halus masuk ke dalam proses TnG (Tounge and Groove). Sampai disini lantai ini disebut lantai kayu solid unfinish. Setelah selesai menjadi lantai kayu solid sesuai dengan ukurannya. Masuk ke proses pemilahan sesuai dengan grade, warna dan ukurannya lalu kemudian dilanjutkan ke proses finishing (coating + anti gores).

Lantai Kayu Laminate

Dinamakan lantai kayu laminate sebab memiliki permukaan yang seperti kayu. Sebenarnya jenis lantai laminate tak hanya dapat meniru kayu tetapi juga batu atau bahan lainnya dapat ditiru. Pada dasarnya lantai laminate ini terdiri dari 4 lapisan:

Top layer : Layer transparant ini hampir sama dengan coating untuk lantai kayu solid. Dibuat dengan bahan melamine resin yang berguna untuk menambah daya tahan dari lantai laminate.

Dekorasi Layer : Bisa juga disebut print film, inilah layer yang memberikan tampilan seperti kayu dan bahan lantai lain- lain. Diprint dengan resolusi yang tinggi. Layer ini akan diberi perekat di dua sisinya untuk penyatuan top layer dan core layer.

Core Layer : Atau bisa disebut HDF (High Density Fireboard) terbuat dari serbuk kayu yang kemudian dicampur dengan beberapa bahan seperti perekat, resin dan lain- lain. Kemudian di press dengan tekanan dan suhu tinggi.

Stabilize Layer : Lapisan paling bawah yang kegunaannya adalah untuk menjaga kelembapan dari lantai laminate.

Keempat layer tersebut diatas di press bersamaan dengan tekanan dan suhu tertentu, kemudian di biarkan dingin. Kemudian barulah dipotong sesuai dengan ukuran tertentu, selanjutnya proses pemberian TnG lalu di packing.

Demikianlah perbedaan lantai kayu solid dan laminate. Semua jenis lantai mempunyai kekurangan dan kelebihan lantai kayu sehingga pilihlah lantai yang sesuai kebutuhan dari ruangan anda. Semoga artikel ini dapat membantu anda untuk memilih lantai yang anda inginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *